test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI

DPC-KJI Langkat Provinsi Sumut Terbentuk, Prawito Jabat Ketua, Siagian Beri Semangat

SUMBAR, 4 MARET 2024 | Dewan Pimpinan Cabang Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPC-KJI) kabupaten Langkat, provinsi Sumatera Utara (Sumut) telah terbentuk, Prawito resmi menjabat ketua untuk masa bakti 2024-2027. 

Dalam arahannya kepada semua ketua pengurus baik DPW maupun DPC, Ketua umum DPP-KJI Jongguk Marasi Siagian mengatakan. Kelak jika ada berbagai permasalahan organisasi itu bukanlah sesuatu yang merugikan, sebaliknya masalah-masalah itu adalah hal yang baik dan menunjukkan betapa dinamis serta adaptifnya organisasi ini. 

Namun, semua berpulang pada penghuni rumah organisasi bagaimana dalam menyikapi berbagai persoalan dan tantangan yang datang, apakah akan disikapi secara positif atau negatif. Sebagai pengurus organisasi, sudah pasti beban terbesar untuk menyelesaikan berbagai problem ada di pundak Ketua.

Meskipun demikian, hal ini tidak berarti komponen organisasi yang lain terlepas dari tugas. Karena, membenahi sebuah organisasi adalah kewajiban seluruh anggota yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, pengurus tampaknya perlu dan mesti berupaya menyelesaikan persoalan yang ada dalam tubuh organisasi.

Selama ini, banyak ide-ide serta gagasan dan wacana yang sudah dikumandangkan oleh masing-masing pengurus, juga banyak program-program perubahan yang disosialisasikan serta diterapkan. Bahkan banyak program yang berhasil direalisasikan tapi tidak sedikit pula program yang mengalami hambatan ataupun kegagalan. Meski demikian, adakalanya semua upaya itu sebagian masih belum memenuhi harapan kita bersama, karena pencapaian mungkin kurang dari kata cukup apalagi ideal. Sebab kita merasa belum puas, masih menuntut untuk perubahan yang lebih baik kedepannya.

Salah satunya seperti perubahan ke arah yang bisa membawa anggota pada tingkat kepuasan optimal bagi masing-masing individu dalam organisasi, seperti terpenuhinya kesejahteraan hidup anggota, terpenuhinya harapan-harapan anggota dalam tubuh organisasi. Kemudian, perubahan pada organisasi yang membawa dampak positif. Perubahan yang dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi anggota-anggota organisasi untuk bergerak memajukan organisasi. Perubahan yang membawa efek positif bagi perkembangan organisasi. Membantu jalannya aktivitas dan memberikan kemudahan dalam pencapaian target organisasi.

Lebih parahnya lagi, terkadang berbagai program pemegang keputusan adakalanya disikapi oleh anggota organisasi dengan skeptis. Sehingga, rasa memiliki dan tanggungjawab anggota terhadap organisasi terkadang secara dratis juga menurun. Tidak salah apabila ada seorang petinggi organisasi menyebutkan jika kepercayaan publik (public trust) adalah hal yang mahal dalam sebuah organisasi. 

Selain itu, komplain dan keluhan terus datang susul-menyusul. Dari masalah kesejahteraan anggota, termasuk pembagian tugas, kualitas pelayanan yang tidak optimal, hingga rendahnya kualitas sumber daya manusia dalam sebuah organisasi. Sebagai ujung tombak, diharapkan para pengurus organisasi agar bisa bersikap adil, professional dan menjauhi adanya konflik kepentingan “conflict of interest”. Serta meninggalkan egoisme demi kemajuan organisasi dalam memenuhi harapan anggota-anggota untuk menggapai impian sejahtera.

Maka dari itu Siagian berharap pada semua pengurus mulai dari DPW hingga DPC, perubahan pola pikir dan pola kepengurusan organisasi sangat diperlukan agar bisa mengatasi dan menjawab berbagai tantangan kedepan. Ini semua dilakukan supaya organisasi mampu bertahan dari berbagai macam masalah yang menimpa agar organisasi bisa terus tumbuh menuju perbaikan kearah yang ideal juga lebih baik lagi kedepannya. 

(An)

Posting Komentar

0 Komentar